Salah satu kelebihan utama lantai SPC dan lantai vinyl adalah perawatannya yang mudah dibanding lantai kayu atau keramik. Namun, perawatan yang salah tetap bisa memperpendek umur lantai dan membuatnya cepat kusam. Ikuti panduan lengkap berikut agar investasi lantai Anda awet hingga 20–25 tahun. Perawatan Harian Lantai SPC dan Lantai Vinyl Sapu atau vacuum setiap hari untuk mengangkat debu, pasir, dan kotoran kecil yang bisa menggores wear layer. Lap tumpahan segera — meski lantai SPC tahan air, tumpahan air berwarna (kopi, teh, jus) bisa meninggalkan noda jika dibiarkan terlalu lama. Gunakan keset di pintu masuk untuk mengurangi pasir dan kerikil yang terbawa dari luar. Hindari sepatu hak runcing langsung di lantai vinyl yang lebih lunak. Perawatan Mingguan Pel dengan kain pel lembab (jangan basah kuyup) menggunakan air biasa atau deterjen pH netral. Untuk lantai SPC , Anda boleh pel dengan air lebih banyak karena 100% waterproof. Untuk lantai vinyl , peras kain pel agar tidak terlalu basah — hindari air masuk ke sambungan plank. Jangan gunakan pembersih beralkohol kuat, amonia, atau pemutih. Perawatan Bulanan Cek kondisi sambungan plank — jika ada gap, tekan kembali ke posisi atau panggil installer. Bersihkan area di bawah furniture berat yang jarang dipindahkan. Periksa skirting dan T-bar — pastikan masih rapat dan tidak ada celah masuk air. Pembersih yang Aman dan yang Harus Dihindari Aman Digunakan Hindari Air bersih Pemutih (bleach) Deterjen pH netral Amonia konsentrasi tinggi Pembersih lantai vinyl/SPC khusus Cairan beralkohol kuat Cuka encer (1:10) Wax atau polish berbasis minyak Microfiber mop Sikat kawat / sponge abrasif Tips Mencegah Goresan pada Lantai SPC dan Lantai Vinyl Pasang felt pad di kaki kursi, meja, dan furniture lainnya. Gunakan area rug di area high-traffic seperti pintu masuk dan ruang tamu. Angkat (jangan diseret) furniture saat memindahkan. Potong kuku hewan peliharaan secara rutin. Gunakan caster wheels yang lembut untuk kursi roda atau ku...