Dua pilihan lantai yang paling sering dibandingkan: lantai SPC vs keramik . Artikel ini memberikan perbandingan jujur dari berbagai aspek. Perbandingan Harga Total Material keramik entry-level bisa mulai Rp 80.000/m2, tapi biaya pasang keramik lebih mahal (Rp 60.000–120.000/m2) karena butuh tukang + semen + pasir + waktu curing 7–14 hari. Lantai SPC dengan jasa pasang: Rp 210.000–280.000/m2 all-in. Untuk mid-range, total biaya keduanya sebanding. Kenyamanan Pijakan Keramik terasa dingin dan keras — tidak nyaman untuk berdiri lama. Lantai SPC terasa hangat dan sedikit empuk karena underlayer IXPE, lebih nyaman untuk keluarga dengan anak-anak dan lansia. Kemudahan Pemasangan Keramik memerlukan tukang khusus, semen, dan waktu curing. Lantai SPC bisa dipasang sendiri (click-lock), langsung pakai setelah selesai, dan bisa dipasang di atas keramik lama tanpa bongkar. Perawatan Jangka Panjang Grout keramik mudah menghitam dan berjamur. Lantai SPC tidak punya grout — cukup sapu dan pel lembab. Jika keramik pecah, harus dipecah dan sering merusak sekitarnya. Plank SPC rusak bisa diganti satu per satu dengan mudah. Kapan Keramik Lebih Unggul? Area outdoor (teras, carport) terkena hujan langsung Area shower yang tergenang air terus-menerus Budget sangat terbatas dengan keramik basic Kesimpulan Untuk 90% kondisi rumah tinggal Indonesia, lantai SPC lebih unggul dari keramik: lebih nyaman, lebih cepat dipasang, lebih mudah dirawat, dan total biaya kompetitif. Keramik tetap relevan untuk area outdoor dan area berair permanen.